Minggu, 14 September 2008

KOMPONEN KURIKULUM TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK SEKOLAH PERPUSTAKAAN

Diagram ini saya bikin cepat-cepat saja berdasarkan pengalaman
pribadi sebagai pengajar dan dari pengamatan empirik maupun non
empirik selama saya terlibat dalam berbagai kegiatan di lapangan.
Komponen-komponen ini adalah yang murni teknologi, dalam artian
membicarakan teknologi sebagai alat, bukan technology practice
sebagaimana diuraikan dalam artikel lain dari saya.

Untuk menjadikan pengetahuan tentang berbagai komponen ini
sebagai pengetahuan tentang technology practice, maka harus ada
matakuliah tentang "teknologi informasi dalam konteks sosial"
untuk membicarakan, misalnya, etika penyimpanan data elektronik,
manajemen sumberdaya manusia, aspek finansial, dan sebagainya.
Juga termasuk dalam pendidikan tentang technology practice adalah
praktek kerja atau penelitian di lapangan terhadap kondisi
sesungguhnya dari TI di Indonesia (tidak harus praktek di
perpustakaan, tetapi bisa juga di bank, di bandara udara, di
supermarket à ingat, data tidak hanya berarti data
bibliografis!).

Kuliah spesifik tentang jasa rujukan dan katalogisasi (termasuk
standardisasi dan sumber-sumber non-elektronik) tidak perlu
diubah, tetapi kurikulum harus mengintegrasikannya pula ke dalam
kuliah tentang database design, information retrieval, dan
Internet (telekomunikasi, online searching).

Penjenjangan "sarjana" dan "diploma" bisa dilakukan dari segi
jalur. Misalnya, diploma berkonsentrasi ke jalur office
automation (jalur sebelah kiri) sementara sarjana juga
berkonsentrasi ke jalur information retrieval (jalur kanan)
selain jalur kiri. Bisa juga dilakukan dari segi isi (content).
Diploma diberikan pengetahuan umum, sementara sarjana diberikan
pengetahuan yang lebih spesifik. Rincian tentang hal ini silakan
dibicarakan secara khusus dengan rekan-rekan dari TI.

[ada sebuah diagram menjelaskan hubungan antara perangkat komputer
dengan apa saja yang dapat diaplikasikan kepada pekerjaan di
perpustakaan.]

Senin, 25 Agustus 2008

Senama dengan Kadis P&K Dapat Beasiswa Setahun

LHOKSUKON - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Aceh Utara, Drs Ibrahim Hasan MM memberikan penghargaan kepada 175 siswa/siswi berprestasi tahun ajaran 2005. Satu di antaranya, mendapat beasiswa pribadi dari Ibrahim Hasan, karena nama siswa berprestasi itu sama dengan namanya.

Beasiswa tersebut diserahkan Kamis (15/9) lalu dalam sebuah seremonial sederhana. Adapun siswa yang mendapat beasiswa atas nama pribadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara itu bernama Ibrahim, siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Pantonlabu.
Ibrahim Hasan merasa terharu atas prestasi “Ibrahim junior”, sehingga ia diberikan beasiswa selama setahun oleh Ibrahim Hasan, sampai “Ibrahim junior” itu menamatkan pendidikannya di MIN tersebut.

Penyerahan penghargaan dari Kadis tersebut digelar dalam suatu upacara di halaman SMP 1 Lhoksukon, disaksikan seluruh UPTD-PK di beberapa kecamatan di Aceh Utara. Selain siswa berprestasi, juga dilakukan pemilihan guru berperestasi untuk berbagai tingkatan, mulai TK sampai SMA dan sederajat, seperti diungkapkan Koordinator Pelaksana Kegiatan Lomba Prestasi Dinas Pendidikan dan Pengajaran.

Lomba tersebut diikuti semua sekolah di 22 kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara, termasuk ikut diperlombakan pidato dan debat dalam bahasa Arab. Sedangkan lomba dan pidato dalam bahasa Inggris khusus dibuka untuk siswa SMA/MA, Pekan Olah Raga dan Seni untuk siswa SMP/MTs, Olimpiade Sains untuk siswa SD/MI, SMP/MTs, di samping lomba motivasi belajar siswa mandiri.

Pemenang lomba
Para siswa/siswi SD/MI yang dinyatakan menang lomba (olimpiade) dan berhak menerima tropi untuk bidang studi IPA masing-masing Moulisa Fitriana Putri (SD Pinus, Nisam) sebagai juara I, Erni Yusnita (SDN 1 Sawang) juara II, dan Ika Mawarni (SDN 3 Dewantara) juara III.
Untuk bidang studi Matematika juara I, II, dan III masing-masing diraih Novi Fadila (SD Pinus, Nisam), Muhammad Ridha (SDN 3 Matang Kuli), dan Teuku Rizki Restu Putra (SDN 2 Matangkuli).

Untuk tingkat SMP, bidang studi Matematika berturut-turut dimenangi Martin Ulfan (SMPN 1 Lhoksukon), Siska (SMP Swasta PT PIM), dan Ditri Mahbegi (SMP Swasta Al-Alaq). Untuk bidang Biologi juara I, II, dan III masing-masing disabet Junaida Afifa (SMP Swasta PT PIM), Yoanna Sativa Wita (SMP Swasta Al-Alaq), dan Yusmani (SMPN 2 Dewantara).

Untuk bidang studi Fisika juara I, II, dan III berturut-turut diraih Dara Azilla (SMPN 1 Lhoksukon), Ahmad Khairul (SMP Swasta PT PIM) dan Mandasari (SMPN 1 Samudera Pasai). Di tingkat SMA/MA, juara I, II, dan III olimpiade Matematika masing-masing diraih Feri Eka Sastra (SMAN 1 Tanah Jambo Aye), Khairina (SMAM 3 Persiapan Unggul Lhoksukon), dan Mirza Fuadi (SMAN 1 Lhoksukon).

Untuk bidang studi Fisika juara I, II, dan III masing-masing disabet Fitriani (SMAN 1 Tanah Jambo Aye), Fajriah (SMAN 1 Lhoksukon), dan Sri Wahyuni (SMAN 1 Dewantara). Sedangkan untuk bidang Biologi juara I, II, dan III masing-masing diraih Saniah (SMAN 2 Lhoksukon), Eva Yusnita Dewi (SMAN 1 Cot Girek), dan Nilawati (SMAN 1 Tanah Luas).
Untuk bidang studi Kimia juara I, II, dan III masing-masing disabet Juandi Setiawan (SMAN 1 Cot Girek), Husaini (SMAN 1 Baktiya), Rouli Kesumawrdhani RM (SMAN 3 Persiapan Unggul Lhoksukon).

Untuk bidang komputer, juara I, II, dan III direbut Ade Yustian (SMAN 1 Lhoksukon), Junaida (SMAN 1 Tanah Jambo Aye), dan Fakhrurrazi (SMAN 1 Matangkuli). Untuk bidang studi Astronomi, juara I diraih Zahrida (SMAN 1 Lhoksukon), disusul Mauliana (SMAN 1 Kuta Makmur) dan Hery Mulya (SMAN 1 Cot Girek) masing-masing di tempat kedua dan ketiga.

Untuk vokal grup, juara I, II, dan III diraih SMPN 1 Lhoksukon, disusul SMPN 1 Tanah Jambo Aye dan SMPN 4 Baktiya.
Bidang seni lukis, juara I, II dan, III masing-masing diraih Mulyadi (SMPN 2 Meurah Mulia), M Sayuti (SMPN 1 Lhoksukon), dan Ridhul Fahmi (SMPN 1 Tanah Luas).